Kerusuhan yang terjadi di Monas kemarin emang sangat disayangkan, kenapa kok bisa sampai terjadi, massa FPI tiba-tiba menyerang massa Aliansi Kebangsaan Untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKK-BB).
Sepertinya pola kekerasan sekarang lebih sering dipakai oleh masyarakat kita, beberapa hari sebelumnya banyak demo-demo mahasiswa yang juga rusuh. Mungkin FPI merasa kalau AKK-BB ini melindungi Ahmadiyah yang sudah dinyatakan sesat oleh MUI, akan tetapi cara-cara kekerasan juga kurang bagus.
“Kita sangat menyesalkan, itu justru menodai Islam, demokrasi dan merugikan ummat Islam”. Kata ketua kerukunan majelis ulama (MUI) Pusat Slamet Effendy Yusuf di gedung DPR Senayan, Jakarta senin (02-06-2008), ia meminta polisi mengusut kasus kekerasan ini. Akan tetapi MUI juga menilai AKK-BB melakukan provokasi terhadap FPI. Namun MUI juga menyesalkan FPI terpancing aksi provokatif ini.
“Kita sudah mewanti-wanti kepada semua fihak agar tidak ada kekerasan. Tapi bagaimana lagi, mungkin dia (FPI) mempunyai alasan dan pemahaman sendiri”. Kata ketua MUI Amidhan, senin (2/6/2008).
Kita memang harus tegas terhadap aliran-aliran yang menyimpang dari ajaran Islam yang benar, seperti Ahmadiyah yang memang sudah jelas-jelas menyimpang.
Akan tetapi perlu dilakukan dengan cara yang bijak, kita berikan mereka pemahaman ajak dan rangkul mereka ke jalan ISlam yang benar. Bukan dimusuhi dan di perangi fisiknya, tetapi diperangi pemahamannya. Dan pemerintah juga harus tegas dalam hal ini, harus cepat mengambil keputusan jangan sampai kejadian yang sama terulang. Dan mungkin lebih baik kalau Ahmadiyah ini dijadikan aliran kepercayaan saja, atau dinyatakan sebagai Agama baru diluar Islam. Toh mereka sudah memenuhi syarat disebut sebagai Agama, mereka punya Nabi sendiri, kitab suci sendiri dan pengikut sendiri, soal nama mereka bisa pakai Agama Ahmadiyah misalnya atau nama lain. Asal jangan mereka menyatakan bagian dari umat Islam.
Terkait:
menguak-sesatnya-ahmadiyah
menguak-sesatnya-ahmadiyahbagiikebohongan-tazkirah
pengakuan-aktivis-jil-tentang-insiden-monas
tanggapan-hb-munzir-almusawa-tentang-tragedi-monas
DIarsipkan di bawah: Aqidah, Kabar berita, Khazanah, Kisah, ibadah






da;am [erostiwa tersebut hampir tidak ada polisi yang mengamankan. padahal tentunya kedua belah pihak tentu sudah minta ijin pada pihak kepulisian, tentunya polisi harus nya mengamankan
terkadang publik hanya melihat aksi kekerasan dari FPI, ingat bahwa tidak akan ada asap kalau tidak ada api, seharusnya AKKBB hanya mendapat ijin untuk di wilayah HI, namun mengapa bisa “terseret” ke monas?
ini yang sampai sekarang tidak di usut oleh media publik, yang hanya menggemborkan akibat tanpa melihat sebab nya
-haz-